Ada banyak cara untuk menjelaskan apa yg tidak bisa terwakilkan dg kalimat secara detail. Jika mulut tidak bisa mengeluarkan kata, maka bahasa non verbal bisa sedikit memberi penjelasan. Sepasang mata untuk melihat, telinga untuk mendengar, rasio untuk berpikir. Dan logika untuk melengkapi sense kita sebagai manusia. Melihat apa yg disebut semu, karna itulah cara nya bertahan
Lagi....karna itulah cara nya bertahan untuk meminimalkan konflik di dalam dirinya. Ada satu hari dimana apa yg terlihat sulit justru berasa sangat mudah, dan apa yg mudah justru berasa sangat sulit. Ada satu hari dimana km harus menyerah dan ada satu hari dimana km harus bertahan. Ada satu hari dimana km harus menangis dan ada satu hari dimana km harus tertawa.
Saya, kamu, dia dan mereka,,,,
Menempatkan empati sebagai respon humanistik...tertawa dan menangis. Kadang tidak perlu lagi penjelasan, hanya ingin meyakinkan bahwa semua akan baik adanya. Sy, kamu, dia dan mereka tidak sendiri.
Ini hanya tentang sebuah perjalanan waktu yg tdk bs dicegah. Hanya tentang bagaimana cara Tuhan memberi kesempatan hamba-NYA untuk belajar dan bersyukur. Dan tentang bagaimana cara Tuhan mengirimkan jawaban atas doa dan ikhtiar melalui cara-NYA yg tak terduga.
"Just like the rainbow after the rain, a good thing will always happen after you experience pain....Insya Alloh amin"....keep fighting guys, aza aza fighting!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar